episode 5#

Apabila kegelapan malam telah tiba atau sudah masuk waktu petang, maka tahanlah anak-anakmu, sesungguhnya setan pada saat itu (sedang) bertebaran. Apabila malam telah dilewati sesaat, maka lepaskanlah mereka, tapi tutuplah pintu dan sebutlah Nama Allah (membaca ‘bismillah’). Sesungguhnya setan tidak membuka pintu yang tertutup, ikatlah gerabahmu (tempat air dari kulit) dan sebutlah Nama Allah. Tutuplah tempat makan dan minum kalian dan sebutlah Nama Allah, sekalipun dengan melintangkan (meletakkan) sesuatu di atasnya, dan padamkan lampu-lampu kalian. [HR. Bukhari dan Muslim]
Siapa yang mengumbar keburukan saudaranya semuslim maka Allah akan mengumbar keburukannya. [HR. Ahmad]
Amat besar kebencian di sisi Allah kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan. [QS. Ash-Shaff: 3]
Rasulullah SAW, bersabda: “As-Shirath, jembatan di atas neraka jahannam itu licin dan menggelicinkan, lebih halus dari rambut, dan lebih tajam dari pedang. Manusia akan melewatinya sesuai kadar amalnya. Ada yang melewatinya seperti kedipan mata, seperti angin, seperti kuda yang kencang, seperti menunggang unta, ada yang melewatinya dengan berlari, dengan berjalan, dan diantara mereka ada yang disambar sekali sambaran ke neraka jahannam. [HR. Bukhari dan Muslim]
Rasulullah SAW bersabda: “Kiamat telah dekat, dan tidaklah ditambah kecuali manusia semakin rakus terhadap dunia, dan tidak bertambah melainkan mereka semakin jauh dari Allah” [HR. Al-Hakim]
Allah SWT berfirman: “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku. Aku tidak menghendaki rizki sedikitpun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi Aku makan.” [QS. Adz-Dzariyat: 56-57]
Dari Anas ra, dari Rasulullah SAW, beliau bersabda: “Barangsiapa yang keluar menuntut ilmu, ia berada dalam jalan Allah hingga ia kembali.” [HR. At-Tirmidzi dan beliau menghasankannya dalam Al-Misykah 220, dan Ar-Riyadh 1392]
Rasulullah SAW bersabda: “Sampaikanlah (ajaran) dariku, sekalipun hanya satu ayat!” [HR. Bukhari]
“Maka demi Rabb langit dan bumi, sesungguhnya yang dijanjikan itu adalah benar-benar (akan terjadi).” [QS. Adz-Dzariyat: 23]
Dari Ubadah Bin Shamit, Rasulullah SAW, Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: “Makhluk yang pertama kali Allah ciptakan adalah Pena (Al-Qalam). Lalu Allah berfirman kepadanya: “Tulislah!”. Maka Pena menuliskannya segala apa yang akan terjadi hingga Hari Kiamat”. [Shahih HR. Abu Daud 4700, at-Tirmidzi 2100]
Wahb bin Ward berkata melalui seruannya yang sangat menyentuh siapa saja yang mendengarnya: “Jika engkau bisa untuk tidak didahului oleh seorangpun dalam beramal kepada Allah Ta’ala, maka lakukanlah.” [Ruhbaanul Lail:36]
Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” [HR. Ahmad dan Abu Daud, Syaikh Al-Abani berkata “Shahih”] => (Tasyabbuh/menyerupai orang kafir terjadi dalam hal pakaian, penampilan, maupun kebiasaan mereka-termasuk kebiasaan merayakan dan mengucapkan selamat tahun baru masehi)
“Hanya milik Allah Asmaaul Husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmaaul Husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) Nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasana terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” [QS. Al-A’raaf: 180]
“Dia-lah yang menurunkan al_kitab (Al-Qur’an) kepada kamu. Di antara (isi)nya ada ayat-ayat yang muhkamat, itulah pokok-pokok isi al-Qur’an dan yang lain (ayat-ayat) mutasyabihat. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebagian ayat-ayat mutasyabihat untuk menimbulkan fitnah (keburukan) dan untuk mencari-cari takwilnya, padahal tidak ada yang mengetahui takwilnya melainkan Allah.” [QS. Ali Imran: 7]
“Sesungguhnya orang yang berpuasa itu mempunyai satu kesempatan do’a yang tidak akan ditolak pada saat ia berbuka.” [HR. Ibn Majah I/557, al-Hakim I/422, dan lainnya. sanadnya Shahih]
“Ada tiga do’a yang mustajab (dikabulkan): 1. do’a orang yang sedang berpuasa; 2. do’a orang yang dizhalimi, dan 3. do’a orang yang sedang dalam perjalanan.” [diriwayatkan oleh al-‘Uqaili dalam kitab adh-Dhu’afaa’ I/72 dan lainnya]
“Berdo’alah kalian kepada Allah dengan yakin akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan do’a dari hati yang lalai dan lengah.” [HR. At-Tirmidzi no.3479, al-Hakim I/493, sanadnya Hasan]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s