episode 6#

Dari Abdullah bin Mas’ud ra, ia mendengar Rasulullah bersabda: Tidak beranjak kedua kaki seorang hamba pada Hari Kiamat dari sisi Rabb-Nya sebelum ditanya tentang lima perkara: tentang umurnya dalam hal apa ia habiskan, tentang masa mudanya dalam hal apa ia tuntaskan, tentang hartanya darimana ia peroleh dan untuk apa ia belanjakan, dan tentang apa yang diamalkan dari ilmu (agamanya). [HR. At-Tirmidzi, dengan isnad Hasan]
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat, serta semua makhluk dilangit dan di bumi, sampai semut dalam lubangnya dan ikan (di lautan), benar-benar bershalawat (mendo’akan kebaikan) bagi orang yang mengajarkan kebaikan (ilmu agama) kepada manusia. [HR. at-Tirmidzi no.2685, Shahih]
“Nabi SAW ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan, ‘Allahumma shayyiban naafi’an’ (Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat).” [HR. Bukhari no.1032, Ahmad no.24190, dan an-Nasai no.1523]
“Barangsiapa diberi kebaikan, lalu berkata kepada temannya, ‘Jazakallahu khairan’, sungguh ia telah sempurna dalam menyanjung.” [Shahih dan rombongan orang-orang shalih telah berlalu mendahuluimu, sementara kita masih tetap berada di tempat kita.] – Shifatus Shafwah: 4/35
Diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas ra, ia berkata, “Rasulullah bersabda: ‘Kalaulah anak Adam telah memiliki dua lembah harta, niscaya ia masih berambisi mendapatkan yang ketiga. Padahal ketika berda di liang kubur, tidak lain yang memenuhi perutnya adalah tanah.’” [Shahih, HR. Bukhari no.6436]
Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud ra, ia mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Pada Hari Kiamat nanti, Jahannam akan dihadirkan. Ia memiliki tujuh puluh ribu tali kekang. Masing-masing tali diseret oleh tujuh puluh ribu malaikat.” [Shahih Muslim]
“Sesungguhnya kelembutan tidaklah ada dalam satu perkara kecuali akan mempercantiknya, dan tidaklah dicabut darinya kecuali akan mencorengnya.” [HR. Muslim 4690]
Waktu adalah harta termahal bagi orang yang arif dan bijak. Ia laksana jantung dalam tubuh atau laksana cahaya dalam kegelapan. Namun waktu adalah misteri. Ia akan berakhir dengan tercabutnya ruh dari raga, sehingga jadilah ringkih lagi tak berdaya. Duhai betapa banyak insan yang bertubuh kekar, berharta lagi bertahta tertimbun tanah karena berakhir waktu dunianya. Karenanyalah Allah bersumpah dengan waktu:  “Demi masa. Sesungguhnya manusia berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal kebaikan, dan orang-orang yang saling menasehati dalam kebenaran dan menasehati pula dalam kesabaran.” [QS. Al-Ashr: 1-3]
Butuh kesabaran dalam belajar, bersikap baik dan jujur. Kesabaran dibutuhkan dalam setiap kebaikan agar kita mendapat kemenangan.. Tak ada batas untuk kesabaran kecuali kita membatasi diri yang berarti bahwa kita menyatakan diri kita tak sabar sebenarnya…
“Sesungguhnya Allah membenci setiap orang yang keras lagi kasar, berteriak-teriak di pasar, bangkai di malam hari, keledai di siang hari, mengerti urusan dunia tapi bodoh dengan urusan akhirat.” [HR> Ibn Hibban no.1975, dishahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam as-Silsilah ash-Shahihah no.195]
“Ingatlah hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.” [QS. Ar-Ra’d: 28]
“Ya Rabb-ku, lapangkanlah dadaku, dan mudahkanlah urusanku, dan lepaskan kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku.” [QS. Thaha: 25-28]
Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa bernadzar untukmenaati Allah, hendaklah ia menaati-Nya.” [HR. Bukhari, Kitabu ‘I-Aiman wa’n Nudzur]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s