merasa sendiri..

hujan perlahan mulai turun saat ku melangkahkan kaki keluar. payung biru menaungi ku dari derasnya hujan, namun sayang aku masih tetap kehujanan. mengapa seakan hari ini turut menyambut perasaanku. semua yg ku lakukan tak membuat ku bahagia. apa yang aku cari disini. aku bekerja untuk mendapatkan uang itu alasan realistis, disamping hal2 lainnya. uang bukan segalanya. karena hati ini merasa begitu sedih, menyadari tak seorangpun yang bisa ku sapa saat pagi atau malam hari. tak ada yang menanyakan dari mana dan mau kemana? hanya sendiri menatap pemandangan dari kamarku yang sepi…

aku rindu tawa nakal itu, aku rindu tangisan rengekan itu, aku sangat rindu abang yang meminta ini dan itu. tidak mau ditemani di sekolah. selalu merasa sudah besar. terkadang malu dengan teman2nya bila ku suapi makan. namun ia masih belum bisa makan dengan tangannya.

aku rindu suara itu, cerita-ceritanya setiap hari yang tak pernah bosan ia ceritakan kepadaku. aku rindu melihat kamarnya yg selalu berantakan. aku rindu berdua saja dengannya untuk saling bercerita dg gaya berbisik agar tak ada yang menguping pembicaraan kami. aku rindu jalan-jalan bersamanya ke pasar, atau sekedar menemaninya ke warnet. aku rindu adikku yang tomboy…

aku rindu tatapan itu, yang membuat tak mampu berkata dan melawannya. aku rindu suara bijak itu yang selalu menasehatiku. yang selalu menguraikan kisah untukku. aku rindu untuk mengajukan banyak pertanyaan padanya. aku rindu wajah yg sangat meneduhkan itu. aku rindu bapak..

aku rindu tangan itu, yang saat ku sakit selalu mengurusku. dengan tangan itu menyiapkan makan untuk ku. aku rindu dibelikan sesuatu olehnya. aku rindu tawa itu,,, dan aku rindu wajah seperti bayi ketika ia tertidur… aku rindu ibu…

aku rindu pertanyaan-pertanyaan itu. aku rindu perhatiannya. aku rindu cerita lucu yang selalu ia ceritakan. aku rindu gaya anehnya. aku rindu wajah cantiknya.. aku rindu kakakku….

aku tak bisa selalu melihat mereka.. aku tak bisa selalu mendengar suara mereka.. aku tak bisa makan bersama mereka. aku tak bisa menonton tv bersama. aku tak bisa bepergian bersama. disini ku merasa hampa… jauh lebih menyiksa saat ku masih kuliah. begitu lama baru kesempatan untuk pulang datang..

ramadhan tahun ini akan menjadi ramadhan yg cukup berat bagiku… membayangkan hari-hari yg seharusnya mjd istimewa akan menjadi kesedihan mendalam karena ku disini tanpa mereka. hanya seorang diri….

hanya seorang diri……

5 thoughts on “merasa sendiri..

  1. terimaksih pula untuk blogger lainnya yg udh like postingan ini🙂 semoga hari2 kita selalu ceria dan bisa selalu dekat bersama org2 terkasih, setidaknya selalu dekat di hati

  2. Resiko pekerjaan.
    Inilah hidup,ada kalanya kita jauh dari keluarga dan terpisahkan oleh jarak yang begitu jauh.
    Namun dibalik itu semua kita tak perlu khawatir.
    Karna tuhan pasti mengetahui keluh kesah yang kita rasakan.
    Semoga doa kita semua dapat terkabulkan olehNya.

  3. Ini lah hidup nyata.dan inilah yg sll d ajarkn scra trsirat.hidup d dunia ini mmnk sprti itu,sprti orang asing.yg pasti 1 hal tuhan sll mnemani kt dia ada d dekat kita sll.semangat dan brdoalah untk blahan jiwa’mu.good luck !!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s