(Bukan) Cinta Sejati

hari ini terasa begitu dingin sekali… tangan dan kaki ku terasa dingin dan pucat. aku ingin menjerit, tapi tidak ada tenaga. rasanya seperti ditusuk. sakiiittt………..

begitu sadar diriku bahwa aku terlalu naif, aku tidak sekuat baja. apa itu mencintai dengan cara yg sempurna. apa itu cinta, he? aku akan sendiri lagi. shitt… air mata tdk mau berhenti. begitu sedihnya aku. mungkin aku memang tidak berarti baginya., ia membiarkanku. ia membiarkanku pergi begitu saja. ia hanya peduli pada perasaannya saja. ia hanya peduli untuk menenangkan hatinya saja. ia selalu saja berujar, agar hatinya tenang. ia tidak mencoba untuk berpikir tentang perasaanku, ia tdk pernah berupaya tuk menenangkan hatiku. ia egois, ia hanya ingin tenang seorang diri. ia tenang, sedangkan aku. ia samasekali tdk bertanya bagaimana diriku. bagaimana perasaanku. ada apa denganku.

aku ingin makan tapi ku samasekali tdk merasa lapar. aku ingin tidur.. tidur yg lelap dalam tidur panjang…….. bermimpi hal yg indah dan terbangun, mimpi itu menjadi nyata. aku hampir tak merasakan beban tubuhku, aku seperti melayang dan hampir jatuh…

 

by: diana

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s