Pengalaman Tes CPNS Kominfo

Pengalaman Tes CPNS Kementerian Komunikasi dan Informatika

Saya akan berbagi pengalaman kegagalan saya mengikuti tes CPNS. Gak ada salahnya belajar dari kegagalan ya kan? Harapannya kalian tidak mengulangi kesalahan yang sama dengan apa yang saya lakukan.

Dua tahun lalu tepatnya 2010, masih seger-segernya ingetan tentang kuliah dan ceremonial wisuda saya mencoba tes cpns. Gak tau juga nih saya termasuk orang yang terlambat tau info-info pendaftaran cpns alhasil cuma satu kementerian dan pemda Lampung waktu itu yang saya ikutin dan lolos berkas. Inilah #kesalahan 1  saya, tidak mencari informasi sebanyak-banyaknya

Tes cpns kominfo terdiri dari 2 tahap yaitu tes kemampuan umum, dan psikotes yang digabung dengan wawancara.

1. Tes Kompetensi Dasar (TKD)

Untuk tes kemampuan umum (TKD), sebenernya gak terlalu susah, mesti jago hapalan terutama mengenai kebangsaan, UU, pengetahuan umum (berita), bahasa indonesia, bahasa inggris, matimatika dasar, selebihnya lupa :).  Untuk bhs. inggris ini soalnya cukup banyak jadi selain belajar wawasan kebangsaan, matematikan, juga persiapkan bhs. inggris nya ya. Pada tahap ini saya lolos ntah dari berapa banyak peserta ya waktu itu gak ngitung juga sih.

2. Psikotest

Tahap ke-2 ini dilangsungkan di UI salemba. Dari puluhan atau ratusan pelamar yg tes TKD (untuk posisi yg sama dengan pilihan saya) yang lolos ke tahap ini hanya 3 orang, ya tiga orang saja. Sedangkan yang diterima nantinya hanya SATU! Jadi kesempatan lolos 1:3. Sudah berharap dong, secara makin gede gitu kesempatan lolosnya. Saat itu posisi saya ada di Lampung, jadi pas tau langsung berangkat ke Jakarta dan minep di rumah temen bapak ku.

Soal-soalnya banyak banget… mulai tes sekitar jam 2 dan selesai menjelang maghrib. Mulai dari ngisi data diri, kemudian EPPS yang memilih 2 pernyataan yg paling mendekati diri kita dan pernyataan itu diulang-ulang, tipsnya jawab dengan jujur agar jawaban kita konsisten. Ada juga wartegg test (melanjutkan 8 gambar). Gambar pohon dan gambar orang. Selain itu juga ada soal-soal balok, penalaran gitu.. Menguras tenaga dan pikiran deh… Ohya hampir lupa ada tes koran juga, nama tes nya kalo gak salah “Kraepelin Test”.  Tipsnya katanya harus membuat garis yang semakin lama semakin tinggi. #kesalahan 2 yang saya lakukan adalah saya gak latihan. Sebaiknya latihan dulu dengan soal-soal psikotest yang banyak dijual di toko buku atau dari internet, juga banyak-banyak latihan menggambar dan mencari tahu trik-triknya, serta latihan tes koran agar konsisten.

3. Wawancara

Keesokan harinya adalah tes wawancara dengan pejabat/pegawai di kantor Kominfo. Tahap inilah yang saya rasakan sekali bahwa saya melakukan #kesalahan 3 yang fatal. Lagi-lagi saya kurang persiapan dimana baru tiba dari lampung dan langsung ikut psikotes dan esoknya wawancara. Saya tidak belajar perundang-undangan terkait ITE, tidak menghapal visi misi Kominfo. Rasanya seperti membuang kesempatan begitu saja tanpa berusaha lebih giat.

Saya diwawancara oleh kepala bagian hukum. Beuh… beda dengan posisi yang saya tuju. Berharap bukan tentang hukum deh yg ditanya. Menunggu dari jam 8 pagi, baru dipanggil jam 1 siang dan saya adalah orang kedua terakhir. Beberapa pertanyaan yang masih saya ingat sbb:

  1. Perkenalan diri dengan menggunakan bahasa Inggris yang dilanjutkan dengan pertanyaan seputar diri dan keluarga;
  2. Apa yang diketahui tentang kominfo, visi misi kominfo;
  3. Alasan ingin menjadi PNS dan motivasinya apa;
  4. Sebutkan dan jelaskan undang-undang informasi yg diketahui;
  5. Pengalaman organisasi di kampus (bagi fresh graduate), apa pelajaran/keuntungan yg didapat selama organisasi, apa yang dihasilkan dalam organisasi tsb;
  6. Bagaimana cara mengerjakan sesuatu;
  7. Terakhir apa manfaatnya latar belakang pendidikan bagi posisi yang dituju.

Sudah kebayang wawancaranya? saat itu sih saya berusaha untuk santai, tapi grogi juga apalagi ditanya tentang undang-undang terkait informasi. Karena sebelum masuk kantor Kominfo saya lihat ada spanduk di depan bertuliskan UU keterbukaan informasi so itulah yang saya utarakan. Oh Thanks God, setidaknya ada yang bisa saya utarakan meski saya sadar tidak maksimal. Kalau untuk organisasi ceritakan saja posisi dan tanggung jawab kamu. Untuk cara mengerjakan sesuatu atau mengatur sesuatu bisa dijawab seperti mengawali sesuatu dengan perencanaan terlebih dahulu dll.

Meski peluang lolos semakin besar, namun ini belum rizki untuk saya. Semuanya saya jadikan pengalaman. Hikmah yang saya dapatkan adalah bahwa kesempatan itu bisa datang pada siapa saja, namun eksekusi itu juga menentukan. Apakah kita mempersiapkannya atau tidak. Dan usaha kita semuanya tetap berpulang pada ketetapan-Nya. Menurut saya, disetiap kesempatan yang kita peroleh harus kita perjuangkan dengan sungguh-sungguh seperti belajar, lebih banyak mencari tahu, meminta do’a dari orang tua, dan terpenting lagi adalah mengaitkan segala sesuatu kepada Sang Pencipta. Hasil akhirnya hanya ada 2: Lulus atau Gagal. Apapun hasilnya harus IKHLAS, ikhlas saat gagal dan ikhlas pula saat lulus dan menghadapi dunia kerja yang kadang tak seindah pikiran kita.

_Apapun yang menjadi keinginan kita, harus kita perjuangkan, kurang persiapan sama saja menutup peluangmu untuk berhasil, Tiara_

Semoga bermanfaat ya.

Iklan

2 thoughts on “Pengalaman Tes CPNS Kominfo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s