Nge-Bolang di Tahun Baru

long weekend selama 4 hari gak aku sia-siain. meski H-1 baru tau kalo kantor libur. tetep nekat pulang malam dihari terakhir ngantor. eits,,, bukan dg pesawat, bukan pula dengan bis tujuan lampung. NGETENG sodara-sodara. post ini mau aku deskripsikan ke kamu-kamu semua gimana serunya ngebolang sendirian ditengah malam. serem? jangan terlalu cepat menyimpulkan!

tahun baru hijriah yg jatuh 15 november lalu memberi anugerah berarti bagi ku, dimana aku bisa melihat betapa ‘unyu-unyu’nya ponakanku, dan betapa manjanya adikku, senangnya,,,,

PART 1: Ciputat-Merak

hari rabu 14 nov masih masuk kerja walau jujur pikiran dah melayang. badan di sini tapi pikiran dan jiwa sudah pergi duluan tuh ke lampung,,

jam 5 sore lebih dikit cap cus ke terminal kampung rambutan naek taxi via tol nyusul pikiran dan jiwa yg udh lebih dulu pergi (serem amiir xoxoo). gak inget nyampenya jam brapa, kl gak salah sih jam 7 malem naik bis jurusan merak. bis arimbi yg aku tumpangi ini leletnya minta ampun, super duper lambat jalannya dan berenti2. seperti biasa, namanya juga bis “ngeteng” jadi berbagai pedagang, pengamen, pengemis ya berseliweran bak model di lorong bis. antara ketiga kelompok itu, aku lebih menghargai pedagang asongan yang menjajakan berbagai macam dagangannya, mulai dari permen jahe, kacang, jam tangan, senter, jeruk, salak, alat kerokan (do u know ‘kerokan’?😀 ), buku, kamus, dan lainnya. Begitu besar hati mereka, berpeluh membawa barang dagangan yg terkadang tidak ringan. berkeliling, menawarkan dagangannya dengan sopan. begitu mulia nya mereka karna diliputi rasa malu untuk meminta-minta. kelompok inilah yang seharusnya kita bantu. dalam diri selalu mengingatkan untuk membeli walau tak seberapa. sekiranya barang itu bermanfaat bagi kita atau orang lain. betapa tidak adilnya bila kita dengan mudah menyisihkan uang bagi peminta-minta dan pengamen ketimbang menghargai jerih payah pedagang. aku khawatir bila kita terlalu memanjakan para peminta-minta dan pengamen, akan membawa mentalitas yg lebih bobrok dan abadi bagi mereka. dan menjadi pelajaran buruk bagi siapapun dengan beranggapan bahwa menjadi pengamen/peminta-minta lebih gampang mendapat uang dan lebih di”kasihani” oleh orang lain.

usaha para pedagang yg menjaga harga dirinya itu yg seharusnya kita hargai,, dg cara membeli dagangannya. alihkanlah uang untuk peminta2/pengemis untuk membeli dagangan. perlahan2 mari kita STOP! memberi pengemis dan pengamen. Mereka ada karna adanya orang yang memberi.

QS. Al-Baqarah ayat 273: (Berinfaqlah) kepada orang-orang fakir yang terikat (oleh jihad) di jalan Allah; mereka tidak dapat (berusaha) di bumi; orang yang tidak tahu menyangka mereka orang Kaya Karena memelihara diri dari minta-minta. kamu kenal mereka dengan melihat sifat-sifatnya, mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak. dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), Maka Sesungguhnya Allah Maha Mengatahui.

aku gak bilang gak boleh memberi ke pengemis/pengamen, tpi jika ada 3 kelompok itu dihadapanku tentu aku lbh menghargai mereka yg mau berusaha dan teguh menjaga harga dirinya. moga kita makin peka ya terhadap kesulitan orang lain.

PART 2 : Merak-Kalianda

tiba di merak jam 11.30 malam. sekitar 4,5 jam perjalanan dari kampung rambutan ke pelabuhan merak. tengah malam, jalanan sudah sangat sepi, saat masuk ke pelabuhan ternyata ramaii sangat. menunggu kapal di dramaga 2 hingga jam 1 pagi kapal baru bersandar. alhamdulillah dapat kapal yang bagus. satu-satunya kapal yang menyediakan kelas AC dengan cuma-cuma alias Gratis. ditambah dengan keramahan petugas dan bersih. tidak seperti kebanyakan kapal lainnya yang jorok dan bau @_@ kalau aku gak salah inget nih kapal milik PT. Dharma Lautan Utama, 2 jempol deh buat kapal ini😀

selama di kapal disuguhkan film2… ntah kenapa gak ngantuk,, di bis juga gak tidur. dua film pun sudah diputar tapiii kapal belum juga bersandar di pelabuhan bakauheni.

tepat adzan subuh berkumandang barulah sang kapal berlabuh. alhamdulillah tak berkurang suatu apapun, dan sangat menikmati ngebolang di tengah malam. Thank to Allah yg slalu memberikan perlindungan terbaik-Nya kepada hamba…. btw sejak satu jam lalu bapak dan kakak ipar telah menunggu di pelabuhan… terimakasih tlah dg sangat sabar menungguku hehehe,,,,, ahhhhhhh kangeeeennnn semuanyaaaaa…. love u pul dah my family,,, =D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s