berjuang mencari rizki


biarlah ngacak2 dan gak berurutan postingannya,, yang penting nulis.. 😛

aku mau berbagi pengalaman luar biasa dalam menjalani kehidupan berumah tangga dan sebagai calon ibu. semoga nanti nizam baca yah bagaimana perjuangan bunda untukmu sayang…

aku masih aktif bekerja (saat itu OJT PNS Kemenkeu) hingga usia kandungan menginjak 9 bulan, pekerjaan tidak ada yang berat karena masih dalam masa pelatihan/training. namun titik perjuangannya ada sebelum dan sesudah bekerja. kala itu aku dan suami masih mengontrak rumah di bojongsari-depok sedangkan kantor berada di senen-jakarta pusat. setiap hari berangkat subuh jam 5 dengan motor, membawa perut besar dua nyawa tentulah tidak mudah. berkali-kali ban motor kami mengalami kebocoran, ingat betul dihari pertama masuk kerja aku telat 1,5 jam karena ban bocor tsb. sudah tak terhitung berapa tambalan yang ada, akhirnya mengganti ban yg tidak sedikit pula biayanya. rute yg kami lewati sungguh mengerikan kadar macetnya. tidak ada pilihan lain bagi kami selain naik motor. teman2 dan orang2 terperangah mengetahui aku naik motor dibonceng suami setiap hari dg waktu tempuh paling cepat 1 jam (dengan catatan harus berangkat paling telat jam 5 subuh, kalau lewat dikit aja dari itu bisa2 kejebak macet yang parah) dan 2 hingga 3 jam di malam hari. sungguh kalau tidak sabar mungkin sudah stress gila bisa-bisa. rasa capeknya luar biasa.

apakah dzholim dg debay? insyaAllah gak.. niat ku baik, dan selalu mensugesti diri dg pikiran2 positif. mengajak debay bicara dan senantiasa mengelus perut, dan berdoa untuk keselamatan kami bertiga.

kalau ada yang bertanya “kenapa harus nekat begitu? kenapa gak naik kendaraan lain saja?”
sebenernya beberapa orang bertanya hal yg sama. mereka bertanya tentu bagian dari perhatian ataupun keprihatinan. menurutku dan suami memang naik motor dg dibonceng suami sendiri adalah cara satu2nya. meski bisa naik bis APTB ke ciputat dulu atau naik kereta di stasiun pondok ranji, atau naik kopaja dari lebakbulus. semuanya tetap saja akan bertemu kemacetan dan datang2 bisa telat juga, karena jam masuk kantor 7.30 beda dg kantor2 PNS lainnya yg masuk jam 8 atau bahkan jam 10 hehe. gonta ganti kendaraan juga pusing. bismillah naik motor tak apalah juga bisa mengirit ongkos maklum aku sudah resign jadi satu2nya pemasukan hanya mengandalkan dari suami. padahal kami harus hemat2 untuk persiapan lahiran dan mengontrak rumah baru di seputaran jakarta pusat.
semuanya harus dimulai dari NOL. hanya modal keyakinan saja bahwa Allah akan mempermudah, melindungi, dan memberkahi tiap tetes keringat dan rasa lelah ini. jadi siapa bilang jadi PNS itu wueenaakk,, apalagi aku masih calon CPNS ya serba gak enak wong saat itu digaji saja belum tapi sudah masuk ke kantor untuk pelatihan dan magang. saat ini juga (sudah hampir 5 bulan kerja) belum mendapat gaji baru honor yang tak seberapa yang kalau dipakai habis untuk bayar pengasuh dan tisu basahnya nizam. insyaAllah kedepannya akan lebih baik walau masih belum jelas kapan waktu prajabatan dan perolehan SK yang penting mengenal suasana kerja dulu dan menyerap ilmu.
tak jarang aku dan suami kehujanan, tidak satu haripun aku gak masuk. pernah suatu hari jas hujan yang kami pakai tembus, basah kuyup. untungnya aku pakai baju putih hitam jadi tidak transparan dan siangnya kering dg sendirinya. biasanya kami sudah pakai jas hujan sejak dari rumah untuk mengantisipasi hujan yg mendadak turun. kadang harus berenti di bawah flyover untuk memakai jas hujan. saat belum beli jas hujan yg baru, aku minta suami tukeran jas hujan, suami pake rok aku pakai celana coz duduk ngangkang hehehe…
jam 3 atau jam 4 pagi aku sudah bangun, jika semangat aku akan masak dulu yg ringkes2. lumayan menghemat pengeluaran karena makanan dikantin cukup mahal. jam alarm kami pasang di HP kami takut kalo kebablasan tidur saking capeknya. tiba di rumah lagi pukul 8.30 atau 9 malam, makan malam yang dibeli di warteg atau nasi padang. sesudahnya tergeletak tak berdaya bahkan aku pernah tertidur di ruang tv masih dalam pakaian kerja padahal hanya sekedar ingin rebahan saja menunggu giliran mandi.
seringkali dalam perjalanan pulang aku kekantuk2 hingga suami mencubiti atau dg sengaja menjedutkan helmnya ke helmku agar aku bangun, atau berhenti sebentar sekedar utk membangunkanku. atau aku bercerita tentang apa saja agar aku tidak tidur di atas motor, walau kadang suami hanya mampu mengatakan “ya” “ya” dan “ya” hehehe. sabtu minggu adalah hari yang sangat membahagiakan karena kami bisa tidur dg pulasnya.. hari sabtu biasanya dipakai utk tidur seharian, balas dendam ceritanya 😛 karena waktu tidur kami hanya singkat kalau weekdays dg beban lelah yg luar biasa.
itu hanya sekelumit perjuangan kami,,,

asiik udah bisa miring


dulu waktu usianya belum genap 1 bulan, wuihhh nizam suka banget ngolet waktu tidur, bahkan dia sendiri sampai kaget dengan suara ngoletnya sendiri hahahaha lucu banget deh. kalau kata orang ngolet itu mau manjangin badan 😛

nah kalau saat itu nizam ngolet mpe miring2 badannya, ini diusianya yg ketiga bulan belum bisa miring. bunda dan ayah mencoba melatih nizam buat miring ke kanan dan ke kiri bergantian selama beberapa menit agar terekam dalam memorinya.

seminggu terakhir ini aku mencoba nyusuin nizam dengan posisi tiduran miring khususnya utk PD sebelah kanan coz nizam sejak umur 1 bulan gak mau banget nyusu pake PD sebelah kanan gak tau deh kenapa. kalau dikasih PD kanan pasti jerat jerit, maunya cuma PD kiri aja. daaann berhasil 😀 nizam mau nyusu dari PD kanan sekaligus melatih miring hehe.. daan sekarang nizam kalau tiduran atau bobo udah mulai miring-miring meski belum miring sempurna tapi sudah menunjukkan kemajuan,,, senengnyaa,,,,

ohy sesuai dengan usianya, so nizam sudah mulai dilatih juga untuk tengkurap baik saat nizam sadar maupun sedang bobo,, dan apa yg terjadi?? bantal/kasurnya “berpulau” wkwkwkwk 😛  banyak banget ngencesnya duh aduh anakku sayang….

3 Bulan


ohya sebelumnya mau ngasih kabar alhamdulillah keluarga kecil kami sudah dikaruniakan seorang baby boy yang lucu, gemesin, pengertian, dan penyayang,,, namanya Alden Khaizuran Nizam yang artinya Pemimpin sekaligus pelindung yang bijaksana dan disiplin. semoga kelak anak ku menjadi pemimpin baik bagi dirinya sendiri maupun bagi adik2nya dan dilingkungan masyarakat dengan kebijaksanaannya serta disiplinnya dalam berbagai hal (gak kayak bundanya yg sama skali susyaah untuk bisa dan mau untuk disiplin wehehehe) sekaligus melindungi, mengayomi orang2 yang berada dalam kuasanya dan keluarganya… aamiin…

Panggilan my baby boy :: NIZAM,, kesannya imut yah.. pemberian namanya juga ada sejarahnya. semasa hamil aku dan suami udah sibuk nyari nama, begitu ada nama yang kami suka kami catet di buku atau handphone. hampir tiap malam kami membicarakan nama untuk calon anak kami… rasanya geli2 manis gimana gitu akan punya anak bayi hehehe… sembari tiduran dan mengelus perut, satu persatu nama aku sebut, aku minta debay menendang bila menyukai salah satu nama yang kusebutkan… satu persatu nama disebutkan tanpa reaksi,, dan akhirnya saat NIZAM disebut tendangan itu meluncur geli, ahh… kebetulan kali yah.. aku ulangi lagi “NIZAM” kembali tendangan itu bahkan semakin kuat membuat wujud perutku bergelombang tak beraturan..

jadi bila nanti anakku bertanya, “bunda, kenapa aku diberi nama Nizam?”

akan aku jawab: “karena kamu sendiri yang memilihnya sayang,, :)”

Hari ini usianya 3 bulan 5 hari beratnya 5.2 kg dan sudah 2 minggu sekolah di kantor bunda. lain kali akan cerita tentang sekolahnya nizam. sudah pandai ngoceh, “mau,,,(ini ocehannya kalau lagi nangis minta nyusu padahal waktu umurnya 2 bulan fasih banget bilang nen (nenen-pen) tp skrg berubah”, “au”, “age”, “ao”, dan ocehan lain sebagainya. bisa diajak ngobrol 2 arah dan merespon baik dg ocehan maupun senyum dan tawa. sudah bisa bobo nengkurep, pinter nonton apalagi bola mpe nendang2 dan “heh, heh” gitu. bisa nenen sambil tiduran, sedikit miring2. sekali nyusu bisa sampai 100ml. lucunya kalau dia lagi suka mainan sesuatu dan kalau kita berenti bakal marah hehehe,, dan kalau nonton bisa mpe tertidur udah kayak orang gede aja. untuk foto2nya menyusul ya….

*jadi kangen bujang ganteng dehhh

Dunia Baru


Tahun 2014 ini hari-hariku dipenuhi dengan hal2 baru. sudah lama sekali tak menyentuh blog yang mungkin sudah berdebu atau berjamuran… banyak sekali hutang postingan yang belum juga aku tuliskan. sudah berniat namun apa daya dikalahkan oleh rasa malas yang sering hinggap apalagi mengingat banyaknya hal yang harus aku kerjakan.

sebutan baru bagiku, status baru sebagai seorang ibu dari anak yang sangat baik dan lucu,,, banyak hal yang ingin sekali aku tuangkan dalam blog ini, namun bingung harus memulai dari mana… banyak bahan tulisan yang bisa ku curahkan namun mungkin post ini hanyalah pembuka, semoga hati tergerak untuk menuliskan kisah yang bisa ku kenang atau bahkan menjadi kilasan sejarah bagi anakku nanti… mengenal bagaimana bundanya dari tulisan…

____________________________________

*menunggu antrian shalat ashar di musholla subbagian kantor…