Pengalaman Tes CPNS KEMENKEU


TIPS TES CPNS kementerian keuangan

Soal tes CPNS Kemenkeu apa aja?

Baca dulu blog ini ya. kali ini saya mau berbagi pengalaman mengikuti seleksi cpns di tahun 2013, dan alhamdulillah diterima di kementerian keuangan.

CPNS, satu kata ini pasti menjadi ‘momok’ bagi sebagian pencari kerja di negeri ini. Ratusan ribu pemuda-pemudi, bapak2-ibu2 berjuang berlomba-lomba ‘ngebet’ pengen jadi abdi negara. Motif nya tentu beragam, mulai dari iseng, penasaran, hingga tulus mengabdi (jarang nih agaknya).

Kalau yg ngikutin blog ini, pasti sudah tau kalau saya adalah pemain lama dalam tes per-CPNS-an ini hahaha… saya sudah mencoba tes sejak tahun 2011 hingga 2013. Bersyukur tahun 2013 sistem yg dipakai belum melalui panselnas yg satu pintu sehingga bisa mencoba beberapa kementerian/lembaga. Selain kemenkeu, ikut juga di kementerian koordinator perekonomian (hingga tahap akhir), pemprov DKI (hingga tahap akhir), dan BPKP (hanya ikut TKD-udah males tes karena kelelahan, maklum hamil besar). mau cerita kemenkeu, yg lainnya nyusul sajalah.

banyak yg main-main dengan tes ini dan lolos, tapi.. lebih banyak lagi yg main-main dan gak lolos, so berusahalah semampunya. Ingatlah usaha itu berbanding lurus dengan hasilnya bila Allah menghendaki.

berikut kutipan dari web rekrutmen pegawai kemenkeu,,,

“Setiap Peserta yang mengikuti rekrutmen di Kementerian Keuangan, akan melalui tahapan/seleksi yang terdiri dari:

1. Seleksi Administrasi;
2. Tes Kompetensi Dasar;
3. Psikotes;
4. Tes Kesehatan dan Kebugaran;
5. Wawancara yang diperuntukkan bagi peserta dengan tingkat pendidikan sarjana; serta
6. Pemberkasan.

Jangan pernah ragu bergabung bersama Kementerian Keuangan.”

So, Langsung intinya aja ya 😀

1. Seleksi Administrasi
Kalau ini sih sudah ada persyaratan yg harus dipenuhi, seperti usia, IPK, dll. Jadi yg tidak memenuhi kualifikasi hampir bisa dipastikan tidak akan lolos.
Siapkan pilihan untuk memilih direktorat mana yang akan menjadi tempat mu bekerja, jangan sampai salah pilih karena tidak mencari tau informasi tiap-tiap direktorat. Silahkan buka kemenkeu untuk mengetahui tugas dan bidang kerja tiap direktorat, dan ini atau ini untuk sekedar ‘tahu’ resiko dan keuntungan bila bekerja di direktorat pilihan.

TIPS:

  • Persiapkan berkas persyaratan lamaran yg diperlukan jauh-jauh hari (biasanya pengiriman dilakukan secara online);
  • CARI TAHU direktorat yg dituju (seingetku diminta utk mengurutkan 3 pilihan direktorat), dan perhitungkan peluang jurusan, semakin sedikit formasi-‘kemungkinan’ semakin tinggi persaingannya;

2. Tes Kompetensi Dasar (TKD) atau Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan sistem CAT

TIPS:
a. belajarlah semampunya/sesempetnya tentang sejarah untuk anak kelas SMP/SMA, ada soal tentang kerajaan, prasasti, rumusan pancasila, piagam jakarta, selebihnya saya sudah lupa;
b. hapalkan rumus Luas dan Volume untuk bangun datar dan bangun ruang;
c. hapalkan kalau bisa ngelotok UUD 1945 (pembukaan, Bab, Pasal, Ayat, dan aturan tambahan serta aturan peralihan), dijamin keluar blas pasal-pasal tsb. Kadang ditanya gak cuma pasal/bab berapa, tapi lebih kepada kontennya. Akan lebih mudah menjawab kalau setidaknya pernah membaca pasal-perpasal dan ayat-ayat dari UUD 1945;
d. berlatihlah dengan soal-soal TKD tahun-tahun lalu (bisa dengan membeli buku soal TKD di toko buku atau di online store, bahkan ada yang menjual software nya lho-silahkan search di google), akan membuat diri lebih ‘siap’ karena sudah mengetahui tipe-tipe soalnya, syukur-syukur ada yang sama persis, tapi jangan terlalu berharap ya;
e. untuk karakteristik pribadi (TKP) harus dibaca dan diisi semua, kalau perlu dahulukan untuk dikerjakan karena TKP menyumbang nilai terbesar dan soalnya gampang;
f. seluruh soal harus terisi, klo sama sekali gak tau langsung tembak aja, karena gak ada pengurangan nilai (saat jamanku ya-kalau sekarang gak tau);
g. yang belum pernah pegang komputer ada baiknya belajar dulu, tapi rasanya hampir semua orang sudah bisa menggunakan komputer minimal mencet-mencet huruf dan pegang mouse 😀

2. Psikotes
Sebelum ke tips, bersyukurlah karena sudah lolos dari tahap seleksi TKD atau sekarang disebut SKD. Psikotes ini sepertinya sama saja dengan psikotes di perusahaan dan instansi lainnya.

TIPS:
a. cobalah untuk berlatih menggambar orang, pohon, wartegg test, dan juga mengerjakan tes koran (Pauli Test). Saat tes berlangsung, banyak peserta yg menambah kertas Pauli Test hua…huaa…. dalam pikiran “gila mereka cepet banget” tapi nyatanya cukup 1 lembar bolak balik mengerjakan bisa lolos juga 🙂 alhamdulillah. Ada banyak buku-buku psikotes di toko buku, kalian bisa membelinya dan berlatih.

b. cobalah untuk mengenal diri sendiri, karena akan ada pertanyaan seputar diri pribadi seperti kelebihan dan kekurangan, impian, kegagalan dan kesuksesan terbesar saat bekerja (bagi yg sudah bekerja) atau kegagalan/kesuksesan dalam berorganisasi (bagi freshgraduate), alasan masuk kemenkeu, dll;

c. soal-soal psikotes sebenarnya mudah, hanya perlu memperhatikan instruksi, dan harus cepat karena waktu pengerjaan sangat teramat singkat – contohnya pembagian, perkalian, penjumlahan, pengurangan angka-angka pecahan dan persentase, kalimat superlatif, dan lainnya – pasti semuanya bisa deh namun kecepatan dan ketepatan dalam mengerjakanlah yang berbeda ditiap orang;

d. datanglah lebih awal untuk membuat diri lebih tenang dan tidak tergesa-gesa yg akan menghilangkan fokus;
e. siapkan diri dalam kondisi fit dan prima karena tes berlangsung dari pagi hingga siang hari yg sangat menguras tenaga;
f. kerjakan dahulu soal-soal yang benar-benar diketahui, jangan terlalu banyak asal jawab (pengalamanku gitu, saya isi ya semampu yg saya bisa, gak main tembak, so banyak deh soal-soal yg kosong gak terisi, tapi kalau bisa tepat dan terisi semua itu lebih baik,, intinya do ur d’best).

3. Tes kesehatan dan kebugaran
Tes ini terbagi dalam dua rangkaian :

1) tes kesehatan berupa pengukuran tinggi dan berat badan, periksa denyut nadi, mata, dan pemeriksaan umum oleh dokter.
2) tes kebugaran berupa lari keliling lapangan bola dalam waktu 12 menit, dan shuttle run berlari membentuk angka 8. Datanglah paling pagi, karena akan didahulukan untuk tes kesehatan dan lari. Keuntungan yang kamu dapat bila datang pagi adalah saat lari nanti udara/cuaca belum terik, masih sejuk. Kalau kebagian lari di siang hari wah kebayang teriknya gimana…

TIPS:
a. siapkan tubuh dalam kondisi fit dan prima
b. latihan lari 12 menit, temen-temenku yg lolos rata-rata untuk perempuan berhasil mencapai lebih dari 4 putaran, kalau pria ya lebih dari itu, sedangkan saya gak ikut sama sekali karena sedang hamil 😀
c. berlarilah dengan penuh semangat, go go go!!

4. Wawancara
Jika kalian melamar untuk jenjang S1 maka akan sampai di tahap ini. Tahap wawancara ini sebenarnya masih satu rangkaian dengan tes kesehatan dan kebugaran.

TIPS:
a. berlatihlah berbicara/seolah-olah sedang diwawancarai agar tidak kaku nantinya. Bagi yang sudah terbiasa boleh berlatih juga kok 🙂
b. berpakaianlah yg rapi dan sopan, bila pria pakailah dasi, dan wanita pakailah blazer (jangan ketat ya blouse, rok, celana nya). Ingat wawancara itu bisa subjektif jadi buatlah kesan yang baik;
c. datang 30 menit sebelum jadwal, dan rapikan kembali pakaian kamu;
d. saat masuk ruang dan bertemu pewawancara, ucapkan salam, berjabat tangan, dan duduk setelah dipersilahkan;
e. bersikaplah yg sopan dan tersenyum;
f. menjawablah dengan suara yang tidak keras melebihi suara pewawancara dan tidak pula terlalu kecil sehingga sulit didengar;
g. menjawab setiap pertanyaan dengan jujur, meski kamu gak sempurna buatlah pewawancara untuk mengetahui kelebihan kamu dan menjadikan kamu layak diterima. Pertanyaan wawancara seputar pekerjaan sebelumnya, posisi dan tugas serta tanggung jawabnya, kegagalan yg pernah dialami, mengapa itu terjadi, dan bagaimana menghadapi kegagalan tsb, serta ada pertanyaan unik cuma dikemenkeu ini saya jumpai “pernah nyontek gak?” dan “punya SIM gak?” 😀
h. terakhir yg sangat penting percaya diri.

TIPS UTAMA:
1. Berniatlah dalam setiap langkah, tentunya niat yg baik.
2. Perbanyak doa, karena usaha manusia itu gak ada apa-apanya dibandingkan kehendak Allah SWT.
3. Mintalah doa restu dari orangtua/suami karena ridho Allah ada pada ridho orangtua/suami.
4. Ikhlas dan sungguh2 dalam setiap rangkaian proses tes.

Semoga sukses \(‘0’)/

Iklan